Berita

Ibu Resmiyati : Cermin Guru Berliterasi

23 Oktober 2017 | Penulis : resmiyati

           Siapa di SMA N 1 Klaten yang tak kenal Ibu Resmiyati pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia yang terkenal “awet enom” dan penggerak literasi ini. Sosok guru yang tak hanya romantis namun juga buat meringis karena karyanya yang  aduhai puitis.

            Ada kabar baik nih untuk kita semua, 2 buku karya Bu Resmiyati yakni yang berjudul Membelah Bulan dan Tetangga Surga masuk dalam daftar buku yang ikut dipamerkan oleh Kemendikbud. Acara pameran pada tanggal 27-28 Oktober di Jakarta ini diselenggarakan oleh Kemendikbud guna memeriahkan Bulan Bahasa dan buku beliau masuk lewat program Sagasaku (Satu Guru Satu Buku) yang digagas oleh Ikatan Guru Indonesia. Melalui program tersebut guru juga diberi ruang untuk menulis dan berkarya lalu yang terpilih akan dipamerkan.

            “ Ya senang nggih, karena karya Ibuk diapresiasi. Tapi sebenarnya goal-nya bukan disitu. Menulis itu sebuah ajang untuk mengasah dan menempa diri agar sensitif terhadap fenomena yang terjadi disekitar kita. Sebuah karya punya nasib sendiri, tugas kita hanya menulis dan menyelesaikan. “ Begitulah kata Bu Resmiyati ketika ditanya perihal karyanya yang mendapat apresiasi.

            Nah, mari kita tengok diri kita, sudahkah kita menghasilkan karya yang bermakna? meninggalkan sepenggal kisah baik tuk menjadi literatur generasi masa depan? Penggerak literasi kita saja sudah mampu untuk menorehkan karya dan masih akan terus berkarya. Semoga dikemudian hari, banyak karya anak bangsa bermunculan dan memberi menfaat. Dan kita bukan lagi menjadi mayoritas penikmat karya namun menjadi mayoritas pencipta.

Salam Literasi!

 

 

Oleh : ILG-JUNIOR JURNALISTIK.

 


Kategori: - | Tag: -